Pesan master cheng yen : kita semua mengetahui bahwa membuat janji janji yang baik dan tetap melakukannya adalah hal yang penting. namun,kebanyakan orang, sangatlah mudah membuat komitmen tapi sulit melaksanakannya. hidup tidaklah tetap. Kita mungkin aman dan sehat hari ini, tapi siapa yang tahu apa yang akan terjadi esok hari pada kita? Jika kita terus membuat janji janji tapi juga terus memungkirinya, kita akan buang waktu berhaga kita dan tidak perna berhasil melaksanakan apapun. Alangkah sayangnya seperti itu!
jika kita membuat janji yang baik, kita harus tetap berkomitmen betapapun sulitnya pada saat kita jalaninya. Jika kita tegas melaksanakan janji-janji, kita akan berhasil pada umumnya orang sulit untuk menenangkan pikiran. Sewaktu hal hal buruk terjadi padanya, kebajikan dan maksud baik hilang dari pikiran.oleh karenanya, sangatlah penting bagi kita untuk menjaga pikiran kita dan menghindari pikiran pikiran buruk sehinggah kita dapat kembali pada sifat dasar yang murni dan tetap pada jalan yang benar. Uang hanyalah suatu alat untuk membantu hidup kita. Kita jangalah terlalu bergantung padanya.jika kita rakus dan tidak perna puas. Serta tidak tahu bagaimana untuk menjaga keinginan kita. Tingkah laku kita akan menjadi jahat dan tiada belas kasihan. Kita akan dikritik oleh orang lain dan membuat kekhawatiran tanpa batas bagi diri kita sendiri.
Jangan meminta lebih dari yang kita perlukan. Hati yang serakah bagai lubang tanpa dasar yang tidak dapat dipenuhi dengan segala benda yang ingin kita miliki. Kita harus mengetahui kebutuhan kita dan puas apa yang kita miliki hati manusia sangatlah rumit. Kadang manusia melakukan hal yang kejam dan tidak berprikemanusian karena dikuasai ketamakan. Hal inilah yang memusnakan umat manusia. Apabila kita dapa senangtiasa menjaga hati, berbuat kebajikan, menyayangi semua makhluk dengan hati yang setara, menjalin jodoh yang baik yang luas, sesungguhnya kita sedang "menolong diri sendiri". dalam berinteraksi dengan orang lain pada kehidupan kita sehari hari. Kita harus selalu mendahulukan kepentingan orang lain di banding kepentingan diri sendiri. Dengan cara ini, kita menguntungkan orang lain dan diri kita. Juga menciptakan dunia yang dipenuhi dengan perbuatan dan niat yang baik. Kekuatan manusia juga seperti susu yang dapat diperah dari sapi. Jika pada saat itu tidak dipakai, kekuatannya tidak dapat disimpan untuk di gunakan kelak. Jadi, tugas hari ini haruslah diselesaikan hari ini juga. Asalkan dapat memanfaatkan waktu dengan bijaksana untuk melakukan berbagai hal dengan baik, tentu dapat menghindari berbagai bencana di kemudian hari. Bukan hanya telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dan diri kita sendiri, tapi kita juga berarti sedang menggunakan hak hidup dengan lebih baik. Bakti anak adalah kebajikan paling penting dan merupakan akar dari semua perbuatan baik. Jika kita ingin tetap berjalan di dalam jalan bodhisattva, kita harus berusaha keras menjalankan kebajikan dasar ini. Ketika kita mendengar perbuatan baik yang dilakukan orang lain, kita harus melakukan yang terbaik dengan berlaku bijak. Dalam melatih diri harus mengandalkan pada diri sendiri, hanya tergantung pada kesungguhan hati dan tekad untuk berupaya menghapus keserakahan, kemarahan, kebodohan serta kecurigaan dan kesombongan terhadap orang lain. Baru dapat menghapus segala kerisauan, kalau tidak, meskipun terlahir sebagai burung berkepala dua yang memiliki badan satu, juga masih ada sifat yang ingin membalas dendam serta niat jahat yang ingin mencelakakan pihak lain. Berakibat mencelakai orang lain dan diri kita sendiri, alangkah menyedihkan.